Jumat, 01 Maret 2013

DIJAHILIN PENUNGGU JALAN


Banyak hal-hal  atau kejadian-kejadian aneh terjadi di dunia ini, antara dipercaya dan tidak, selalu mengikutinya.  Terkadang menyebabkan perdebatan yang tidak akan ada habisnya. Kenapa??? Karena tidak semua orang pernah mengalaminya, merasakan (bahkan kesurupan), dan melihat hal-hal gaib (penampakan) atau kejadian-kejadian aneh  yang dialami oleh setiap pribadi manusia.

Kita tidak bisa menyalahkan itu, itu adalah hak pribadi seseorang untuk tidak mempercayai adanya hal-hal yang diluar nalar atau logika manusia. Tetapi juga adalah hak pribadi seseorang untuk mempercayai hal-hal tersebut.

Dan beruntunglah aku bergabung dengan komunitas yang sepaham di website ini.

Wah nulis apa tho aku ini???? He..he..he    

Cerita Ini adalah sungguh sungguh terjadi, sumbernya adalah dari pengalaman salah seorang temanku di Facebook, beliau seorang guru yang mengajar di kota T, Provinsi Banten. Inilah ceritanya yang kubaca dari status FB nya:

“Gara-gara lengah di jalan, motorku tersenggol truk Fuso warna merah. Tiba-tiba, aku terpelanting dan terkapar di jalanan. Kukira tak apa-apa, ternyata badan ini rasanya rontok semua. (Dan akhirnya beliau di bawa ke rumah sakit) Satu minggu cuma terbaring dan terbaring. Bergerak pun minta bantuan anak-anak dan ibu mertua. Banyak hal tertunda dan banyak hal terlewatkan.”

(Setelah sembuh, karena masih ada rasa trauma yang melekat pada dirinya, sehingga beliau merasa lebih nyaman untuk pulang bekerja dengan naik angkot, akan tetapi setelah dihitung-hitung, banyak uang yang harus dikeluarkan dibandingkan bila naik motor, inilah penuturannya)

“Dengan angkot, waktu tempuh pulang dari tempat kerja bisa 4-5 jam. Dengan naik motor, waktu tempuh pulang hanya sekitar  1 jam. Daripada tua di jalan, kuputuskan naik motor lagi tadi pagi. Rasa trauma terkikis oleh keinginan irit biaya dan irit waktu. Motor yang baru satu tahun kubeli itu dalam keadaan prima setelah service komplit karena kecelakaan. “

(Nah ini yang seru…. Lanjut)

“Tak disangka, tak diduga, tepat di tempat aku jatuh 2 minggu lalu, mesin motor mati. Pet. Diengkol, starter otomatis, tidak mempan. Buka choke tetap tak mempan. Keringat mulai bercucuran. Bongkar busi, eh ada percikan api. Apa yang salah? Seseorang menghampiri dan mencoba untuk membantu. Tak berhasil juga. Kuceritakan kalau aku celaka di tempat itu 2 minggu lalu. Akhirnya, motor dituntun agak menjauh. Disuruhnya aku berdoa. Kudoakan Bapa Kami, Salam Maria, dan mohon dilancarkan segalanya. Usai berdoa, kunyalakan motorku. Brem … dan tak bermasalah lagi sampai di sekolah.”

“Dan oleh orang yangmembantuku,  saya disarankan cari jalur lain dulu …. katanya dua hari sebelum saya kecelakaan, satu keluarga dalam satu minibus tewas karena kecelakaan di situ dan selama 7 hari berturut-turut ada saja yang celaka di situ. Kuputuskan cari jalur lain waktu pulang… motor dan aku selamat sampai di rumah. “

(Dan entah boleh percaya atau tidak, kata beliau kejadian kecelakaannya persis seperti cerpen yang dia tulis di Koran “B”, sebab kecelakaan dan akibat yang dialaminya dari kecelakaan tersebut persis yang dicerpennya…..wah tambah misteri lagi.)

Demikian teman-teman pengalaman nyata yang dialami salah seorang teman yang aku kenal di Facebook, setelah meminta doa restu eh ijin dari beliau. Akhirnya kuberanikan mengirim tulisanku di sini. Tak ada maksud untuk melebih-lebihkan, hanya aku edit sedikit dan aku tambahi kalimatku agar bisa enak dibaca , nyambung, dan mudah dimakan.. eh.. dicerna. Karena kalian begitu berharga bagiku, dan aku berusaha mempersembahkan yang terbaik untuk kalian….(Lebay..lebay… ha..ha..ha  ).

Oke, trima kasih, semoga bisa menghibur

Warnet berhantu


hayy, kenalin aku nurul. aku baru 12thn n’ udah kls 7 smp.. jdi maklum ajh klo ceritanyah berlepotan, gk jelas maupun gk seram.



akhirnya aku bisa nulis sebuah pengalaman yg mungkin tidak dpt di lupakan teman ku yg satu ini (DINDA).

okk back To My Friend Story..^–^



dinda ini adlseorg cewek,tpi tomboy. ia sering pergi ke warnet di dekat rumah nya seorg diri.

kejadian ini tepat sesudah hari raya idul fitri

dinda baru saja pulang dari kampung nya (biasa, pulang kampung). sesudah beres-beres ia pun bergegas ke warnet kesayangan ny itu. ia memasuki warnet tsb. tiba2 sjh hawa dingn dan bau gosong,  menyambar tubuhnyh. namun ia ttp sjj mersa tidak aneh krn hawa trsbt. seperti biasa ia mnananykan kpd penjaga warnet..



dinda: bang ada yg kosong gak..

penjaga warnet diam. dn hanya menatap layar komputer….



dinda: wooy bang,, denger gk siih..?

penjaga wanet: ada dek #suara datar.

dinda: nomor brpph?

penjga warnet itu pun menunjukkan nomor angka 3.

dinda:ok bang,,



dinda pun menghidup kan komputer itu, namun tidak menyala.



dinda: bangg,, komputer nyh kok nggk hidupp sih..?

tidk ada jawaban…

dlm hati dinda menggurutu kesal,, “apaan nihh warnet ”

ia pun keluar dri warnet, tpi penjaga  warnet tsb tidak brada di tempat nya tadi.



dinda pun memberi uang nya d meja penjaga warnet itu. sambil berlalu keluar dgn muka cemberut.



tetangga dinda yg melihat dinda cemberut pun menanyakan..

tetangga: napa kamu din..?

dinda: itu bu, warnet nyhh aneh bgt.

tetangga: masyaallah,, dinda itu wrnet udh kebakar, pas kamu lagi pulkam.

dinda: nggak lah bu, itu aja tdi aku baru masuk..

tetangg: klo nggk percaya, ikuti ibu sini..



tetangga dinda itu pun membawa dinda pergi menuju warnet itu.



dan benar saja. warnet tsb sudah rata dgn tanah, dgn sisa2 kayu yg sdah hangus.



dinda: yaallah, pdhl aku bru ja masuk buu.

tetangga; tersrah kamu din, yg pentng kamu udahliat sendiri kan..?



itulah kisah teman ku DINDA, memang sgt mustahil bila di rasakan, tpi kejadian diatas benar ada nya.

dan informasi yg aku tau, itu warnet hangus beserta penjaga nya dan beberapa org yg sdng brda didlm nya.



maaf yah klo jelek n’ gak jelas.heheh biasalah masih kecil jga aku nya. mohon coment yg bermanfaat yah..

itu adah lehuhur jauh ku


ini satu lagi cerita ku bro, ini kisah nyata di kampungku :

Pohon Sengon itu tumbuh dihalaman rumah tetanggaku sangat besar dan rimbun, tingginya mencapai lebih dari 15 meter, bila didekati sangat menyeramkan karena akarnya bertonjolan dan kulitnya retak-retak tak karuan, umurnya sudah sangat tua, terlihat dari batang bawahnya yang dibeberapa tempat telah keropos.

Meskipun sangat teduh, akan tetapi tak ada anak-anak yang berani bermain-main dibawahnya karena menurut orang-orang tua mereka sangat angker. Telah banyak anak-anak yang langsung sakit panas badannya atau malah kesurupan sehabis bermain dibawahnya.

Pemilik rumah tentu saja sangat prihatin dan mencoba untuk menebang pohon itu, beberapa tukang tebang pohon didatangkan, ternyata mereka menyatakan tidak berani, yang berani dan mencoba menebang terpental terguling-guling dan kemudian sakit keras. Sehingga akhirnya pemilik rumah pasrah dengan keadaan pohonnya itu.

Salah seorang putra pemilik rumah yang sering datang kerumahku untuk latihan meditasi dan olah bathin mengeluh bahwa sering kali kopi digelas yang belum sempat diminumnya ternyata berkurang tinggal sedikit, ia mengira bahwa mungkin anaknya yang meminumnya. Akan tetapi anak-anaknya menolak mengaku meminum kopi bapaknya itu. Sehingga ia dan isterinya sangat bingung dengan hal ini. Siapakah yang telah sering meminum kopiku ini ? ………..

 Pelajaran Meditasi dan olah bathin kemudian mencapai ketingkat meneropong kealam gaib, dimulai dengan meneropong keadaan rumah dan sekitarnya. Terkejut putra tetanggaku ini melihat seorang tua yang tampak angker sedang berjuntai di pohon Sengon dan menatap kearahnya. Bajunya yang berwarna hitam tak terkancing memperlihatkan dadanya yang bidang, celana bawahannya memakai sarung bergaris warna biru tua.. …….

” Inikah mungkin penunggu pohon Sengon yang terkenal angker itu ? “, wajahnya terlihat berkerut-kerut karena tuanya dan tampak menyeramkan.

 Akan tetapi terlihat mahluk itu tersenyum kepadanya, dan turun mendekat kemudian berkata : ” Jangan takut, aku kan selama ini tidak pernah menggangu keluargamu “, kemudian terjadi dialog dengan mahluk itu dan mengaku bernama alim, dulunya ia tuan tanah yang disegani setelah meninggal beberapa puluh tahun yang lalu menjadi arwah penasaran dan tersesat hingga gentayangan di pohon Sengon ini.

Tak kuduga bahwa penunggu Pohon Sengon itu ternyata keluargaku juga yang akhirnya berhasil disempurnakan dan telah tenang dalam kuburnya. Kembali kepada pohon Sengon yang  telah keropos hingga  dikuatirkan bila rubuh karena tuanya bisa menjatuhi rumah disebelahnya, setelah kejadian itu dengan mudah pohon dirumah tetanggaku itu bisa ditebang tanpa terjadi hal-hal apapun juga, akhirnya habis rata dengan tanah…....



maaf kalau kurang memuaskan..

LDK Osis jaman SMP


Hai semuanya..

salam kenal, nama saya desi. selama ini saya cuma jadi silent reader *ga berani posting cerita*

baru sekarang berani.. mudah-mudahan ceritanya menghibur ya..



oke jadi ceritanya sekitar tahun 2008 yang lalu sewaktu aku masih kelas 8 smp di salah satu SMP Negeri yang ada di kota Bogor.

pada hari itu diadakan LDK *latihan dasar kepemimpinan* anggota osis baru dan kebetulan itu tahun kedua-ku dilantik menjadi osis.

yah.. dari awal tidak ada keanehan saat acara yang diadakan selama 3 hari 1 malam itu hingga sewaktu malamnya kejadian aneh muncul..

oh ya sebagai informasi, sekolahku itu lumayan luas, terdapat di dalam perkampungan warga gitu *bukan di pinggir kota* jadi sekolahnya luas dan banyak pepohonan rindang sekali. tapi kalau hari udah menjelang jam 3 sore, sekolah sudah sepi.. yah kecuali anak-anak yang ekskul aja seperti bakset, paskib, dan marching band.

kata orang-orang sekitar dan temen-temen yang rumahnya ga jauh dari situ, juga alumni-alumni sih sekolahku itu banyak ya kalian tau lah.. yah namanya juga sekolah toh pasti ada kan “penunggunya” di lain waktu akan aku beritahu “penunggu-penunggu” disana.

kembali ke cerita..

jadi waktu itu udah malem. tadinya aku anak osis yang senior dan teman-teman pengennya sih ngadain jurit malem, cuma ternyata ga dapet ijin dari guru. yaudah deh ga jadi.

kita semua tidur dikelas *perempuan juga laki-laki* dipisah. aku lupa yang siswa laki-lakinya tidur dimana. yang jelas untuk siswa perempuan tidurnya yang kelas 8 di kelas 7-3 dan kelas 7 di kelas 7-2. kelasnya itu sebelahan. oh ya kelas 7 ada 6 kelas. kelasnya menghadap lapangan yang luas. terdiri dari kelas 7-3, 7-2, 7-1 *yang 3 kelas diatas kelas itu* *aku jelasin dari posisi kalau aku menghadap gedungnya ya* disebelah kelas 7-3 itu ada wc perempuan dan depannya ada pohon besar yang rindang banget *nanti aku jelasin tentang pohon itu*. depannya ada kota pasir untuk olahraga lompat jauh, dan disebelah kotak pasir itu ada lapangan kriket dan dibelakang lapangan kriket ada gudang yang sepi, gelap, usang, suram *aku pernah masuk* tempat nyimpen kursi-kursi yang udah rusak.

dan jadi ceritanya malam itu udah masuk jam tidur *aku lupa jamnya berapa* yang jelas aku sama temen-temen genk ku mau pada kabur rencananya nyusul anak paskibra yang lagi jurit malem. waktu itu aku lagi tiduran dikursi sambil nelpon temenku dari SD *anak paskibra* buat ngebeliin makanan.

nah temenku tuh yang namanya nurul keluar kelas kan buat ngeliat-liat sekitar, masih ada guru yang jaga apa engga. tiba-tiba aja dia masuk lagi sambil ngebanting pintu tubuhnya gemeter seperti habis liat sesuatu. aku sih cuek karena masih telponan.

ini omongan nurul pas dia abis ngebanting pintu *seingetku ya maaf udah agak lupa*

Nurul : Gue tadi liat apaan tuh putih-putih di lapangan kriket

Hesti : apaan sih? mana coba liat

yah kira-kira seperti itu. trus ga lama nurul keluar lagi, kali ini dengan hesti temen genk ku juga. mereka berdua keluar bareng-bareng. eh cuma nonggol doang deh dipintunya trus mereka berdua masuk lagi. ngebanting pintu juga sama halnya dengan yang di lakuin hesti.

Nurul : lu liat kan?

Hesti : iya gue liat  *mereka berdua nyender di pintu yang tadi mereka banting*

Nurul : putih-putih kan?

Hesti : Iya

Nurul : lu liat apanya?

Hesti : gue liat bawahnya

Nurul : gue liat iketan atasnya



yah itu sepenggal percakapannya. aku lupa nurul liat yang bagian atas atau hesti yang liat bagian bawahnya *bisa jadi ketuker, aku udah lupa*

aku yang masih asik nelpon pun keganggu sama mereka, akhirnya aku nyamperin mereka dengan hp masih nempel dikuping.

Aku : ada apa sih? (tanyaku pada mereka)

Nurul : tadi gue liat putih-putih dilapangan kriket

Hesti : iya gue juga liat!

Aku : ah masa? mana sih? coba gue liat.

dan dengan pedenya aku pun keluar sendirian *kuping masih nempel hp* lalu aku celingak-celinguk liat kanan kiri nah dan bener emang ada putih-putih dilapangan kriket aku liat iketan yang diperutnya gitu. seingetku daritadi tuh ga ada kain ataupun apapun yang berwarna putih dilapangan kriket itu, lalu aku masuk lagi lah dengan ngebanting pintu. oh ya suasana dalem kelas itu gelap dan di sekitaran kamar mandi dan lapangan kriket juga sama. pencahayaan itu cuma dari mesjid yang ada disebrang lapangan yang lumayan jauh mengingat lapangan sekolahku itu luasnya minta ampun.

dan ga lama aku ngebanting pintu aku ngeliat ada yang lari bayangan berwarna item *ukurannya seukuran anak kelas 7* cepet banget dan berhenti tepat di depan kelas 7-3 tempatku dan temen-temen lalu ilang.

lalu aku teriak “Itu apa?!” kataku sambil menunjuk bayangan tadi.dan yang lain malah pada teriak. lalu dari kelas sebelah terdengar juga teriakan anak-anak kelas 7 yang histeris. lalu ada anak kelas 7 yang nyamperin ke kelas nanya “kak tadi liat ga ada yang lari cepet banget?” kataku “Liat” trus katanya “Itu siapa kak?” Kata kita “Mana tau!”. akhirnya kita samperin mereka ke kelas sebelah, juga guru-guru yang lain nyamperin. enaknya kelas sebelah itu tidurnya di jaga sama ibu guru, sedangkan kelas 8 engga coba!

trus di ceritain lah kenapa pada teriak anak-anak kelas 7 sampe ada yang nangis.

setelah ga lama mereka tenang dan ga histeris lagi, lalu mereka cerita katanya si A liat ada nenek-nenek rambutnya putih panjang diri deket kalender di meja guru ngeliatin kearahnya terus. padahal kan di meja guru itu kan ada bu guru yang nemenin mereka yang lagi tidur sambil duduk. kenapa dia tau nenek itu ngeliatin dia? soalnya dia tidur menghadap ke arah itu. kan tidurnya diatas meja di dempet-dempetin gitu.

dan kita anak kelas 8 pun bilang kalo ngeliat sosok seperti “pocong” di lapangan kriket ke pak guru, tapi katanya itu cuma pembiasan cahaya. cahaya darimana? orang itu gelap semua! orang jelas kok putih-putih. trus katanya itu adalah kain yang dijemur penjaga sekolah. aku juga ikut ngecek ngedeketin tempat sosok itu tadi ada. dan emang ga ada cahaya lampu atau kain disitu!

nah loh.. jadi yang di lihat itu apa?

sampe sekarang aku bingung..

Selasa, 26 Februari 2013

Pengalamanku Bertemu Mereka


Salam kenal semuanya… Ini pertama kalinya saya menulis tentang pengalaman mistik saya didunia maya. Sebenarnya ini bukanlah pengalaman pertama saya bersinggungan dengan hal-hal mistik, hanya saja ini pertama kalinya saya bertatapan langsung dengan makhluk-makhluk ini, kejadiannya sih sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu.

Waktu itu dirumah memang sedang gempar dengan serangan-serangan ghaib dari orang yang tidak menyukai keluarga budhe saya ( lokasi saya disolo dan tinggal dirumah budhe ). Karena serangan-serangan itu banyak kejadian aneh yang biasanya tidak pernah terjadi dan dialami oleh semua penghuni rumah termasuk saya sendiri.

Beberapa kali saya melihat makhluk yang saya sangat yakin bukanlah penghuni rumah dan jelas bukan manusia. Pertama sekitar pukul 2 dini hari, saya ngelilir ( terbangun ) karena tiba-tiba udara jadi panas, jadi saya bangun untuk membesarkan volume kipas angin. Tapi entah kenapa saya penasaran sama sesuatu yang awalnya saya kira motor vespa milik om saya. Tapi setelah saya pikir-pikir ngapain juga om saya naruh motornya dilorong rumah, biasanya ditaruh di ruang tamu. Karena penasaran, saya terus merhatiin tuh bayangan. Eh setelah saya perhatiin baik-baik ternyata itu bukan motor, tapi sosok makhluk bertanduk yang lagi berjongkok/ duduk menghadap ke arah kamar om saya. Karena takut akhirnya saya langsung balik tidur.

Gak selesai di situ aja. Lagi-lagi saya ngalamin sesuatu yang luar biasa. Sekitar 4-5 hari setelah kejadian yang kemarin itu. Saya inget banget waktu itu baru jam 8 malam, saya mau ke kamar kecil. Karena kamar kecil dirumah budhe pisah dari rumah utama jadi saya harus keluar rumah. Nah saat mau keluar ini sebenarnya perasaan saya udah nggak enak, itu saya rasain waktu saya megang kenop pintu belakang. Saya kaya kesetrum. Tapi karena hasrat buang air kecil lebih besar, jadi saya buka deh tuh pintu. Daaaaannnn Jeng jeng jeng… Tante K alias Kuntilanak udah standby di depan pintu. Bukannya lari atau teriak tapi saya ngeliatin si tante K dari atas rambutnya sampe kakinya yang ketutupan baju putihnya. Deg degan sih, saya langsung tutup pintu dan lari ke depan rumah n laporan ke kakak saya. Saya bilang di belakang ada kuntilanak, kakak saya dan temennya langsung lari ke belakang rumah n ngejar tuh tante K. Tapi si tante K udah terlanjur melesat pergi.

Rumah yang kami tempati ini memang warisan dari eyang kakung, beliau sendiri sebenarnya juga memperlajari ilmu kebatinan, jadi secara tidak langsung hampir semua cucunya juga bisa melihat atau merasakan keberadaan mereka yang bukan manusia. Makanya saya sendiri sudah nggak asing dengan hal-hal mistik, cuma ya itu. Kalo di suruh berhadapan 1 lawan 1.  Makasih deh.

Kejadian dan serangan-serangan ini masih terus sampai sekarang. Saya nggak tau sampai kapan, orang itu bakal terus ngganggu kehidupan keluarga saya.

Sekian. Saya minta maaf jika ceritanya kurang seru atau nggak nyambung. ^^

“Siluman” (Edisi Dur14t)


Ini cerita sekitar satu tahun yang lalu, yang mana seorang teman saya menceritakan bahwa dia telah bertemu dengan orang aneh dan kejadiannya sangat ganjil sekali.

Teman saya ini adalah seorang pegawai di salah satu toko furnitur di salah satu kota di Jawa Tengah. Karena toko ini terkenal dan pelanggannya yang banyak sampai-sampai sang pemilik kewalahan memenuhi permintaan pengantaran barang karena kekurangan sopir.
Berhubung teman saya itu bisa nyetir dan telah mempunyai SIM akhirnya sang pemilik menyuruh dia mengantarkan barang tersebut.

Siang itu teman saya bilang, emang ada seorang ibu-ibu setengah baya namun masih terlihat cantik dan seger membeli barang cukup banyak, seperti beberapa set lemari, dipan, set meja kursi tamu, tiolet dll. Pokoknya diperkirakan untuk memenuhi satu rumah besar komplit-plit..

Di dalam toko itu sang ibu tidak terlihat banyak bicara, cuma nunjuk-nunjuk saja barang yang dia kehendaki, sedikit aneh juga gerak geriknya, diakhir transaksi teman saya cuma mendengar suara ibu itu “saya baru pindahan dan mau menempati rumah baru”.
Setelah memberikan sejumlah uang, ibu cantik tersebut lalu pergi.
Sekilas, dibalik kecantikannya ada yang aneh.. bener-bener aneh, temen saya masih bingung dengan apa yg dia lihat..
apakah wajar ternyata di atas bibirnya rata, biasanya kan ada sedikit lekukan.
Coba lihat dan raba deh di atas bibir anda, ditengah-tengahnya pasti ada lekukan walau sedikit.

Namun hal ini juga gak dipikir panjang lg sama teman saya, “ah mungkin anatomi setiap orang berbeda”.

Menjelang sore, barang pun dimuat, satu truk penuh semua.
Bergegas teman saya yang disuruh jadi supir tembak pun berangkat ke alamat yang diberikan si ibu tadi. Kelihatanya sih gak begitu jauh, karena masih di sekitar pinggiran kota gitu gak sampai keluar kota, pikir teman saya. Paling Maghrib udah balik.

Namun apa yang terjadi, setelah sampai di alamat yang dituju, teman saya itu hanya muter-muter saja gak nemu rumah si ibu itu, daerahnya juga terlihat jarang rumah penduduk, hanya ilalang, kebun dan pekuburan.
Teman saya mulai gak enak hati, jangan-jangan dia kena tipu, akhirnya pendamping teman saya disuruh telpon bos pemilik toko, karena sudah jam 9 malam masih belum ketemu juga rumah ibu itu.

Jawaban dari pemilik toko; “benar itu alamatnya, dan uang yang diberikan juga asli, gak ada yg palsu, jumlahnya pun gak kurang”

“Ini adalah tugas dan kewajiban saya”, kata teman, dia harus mengirim barang tersebut sampai ke pemiliknya.

Lalu, mereka pun lanjut muter-muter lagi, walau tetep saja gak nemu alamat rumah itu, sampai kelelahan.
Dan anehnya juga tidak terlihat seorang pun untuk ditanyai. Seakan jalan dan tempat tersebut tidak pernah dilalui orang, sepi dan gelap.

Akhirnya, teman saya itu melihat seorang kakek yang sedang membetulkan salura air dipinggir jalan , mungkin untuk mengairi sawahnya, emang sih biasanya ngerjain kaya gitu malem-malem
Tanpa curiga, teman saya bertanya, sang kake pun menunjuk ke arah depan; “itu mas rumahnya, yang gede” .. astagfirullah.. temen saya itu kaget bukan kepalang, padahal dia dari tadi lewat situ bolak-balik gak nemu satu rumah pun. Kok sekarang ada rumah, setengah percaya, kaget dan takut itu yang dia rasakan saat itu.
Rumahnya sekitar 100m-an di ujung jalan, terlihat besar, megah dan mewah.. layaknya rumah-rumah kaum berada di jaman sekarang.

Masih dengan perasaan hati yang semerawut antara takut, bingung dan aneh, temen saya terpaksa menekan bel di gerbang pintu rumah itu, tidak lama.. si ibu yang tadi siang keluar, tersenyum dan mempersilahkannya masuk.
Singkat cerita, barang sebanyak itu di bongkar, pembongkaran juga di bantu sama orang-orang dari dalam rumah, beberapa pria dengan beberapa kategori umur, layaknya kerabat atau keluarga si ibu itu, yang agak tua, yang muda, malah ada anak-anak juga.

Kira-kira tengah malam mereka pun pamit pulang, dan masih dengan perasaan was-was, ditambah lagi tadi sewaktu bongkar barang mereka pun jarang berbicara, paling hanya senyum-senyum saja.

Teman saya langsung tanjap gas dan pulang.
Keesokan harinya dia menceritakan hal semalam kepada si pemilik toko dan beberapa sopir yang sudah kenal daerah itu.
Dari keterangan, memang daerah itu tidak ada penghuninya, cuma alas/hutan, ilalang, pesawahan dan kuburan.

Dengan rasa penasaran tingkat tinggi, teman saya dan beberapa teman sopirnya berniat menge-cek kembali ke sana.
Alhasil memang benar, teman saya itu memastikan lokasi semalam adalah sebuah pohon beringin besar dan tidak ada sebuah rumah pun di daerah situ.

Dari cerita di atas, dikaitkan dengan cerita beberapa orang yang pernah mengalami, memang di daerah tersebut dihuni oleh siluman, entah dari jenis jin apa.teman saya langsung kaget bukan kepalang. Tapi yang pasti uang yang diberikan mereka sewaktu membeli barang-barang adalah asli bukan daun ataupun kertas biasa. Dan yang paling aneh, barang-barang furnitur tersebut teman saya itu yakin dibongkar dan di masukan ke dalam rumah besar itu..
wow .. sangat di luar nalar ya ???

Nah, untuk ciri-ciri fisik yang disebutkan, seperti daerah di atas bibir yang rata, memang diakui juga sama paranormal di sana bahwa itu sebagian dari ciri fisik siluman, siluman yang bisa berinteraksi dengan manusia..
ya wallohu ‘alam.. itu rahasia sang Pencipta..

Aku masih ingin Hidup


Awal mula kejadiannya …

Di lingkungan tempat ane tinggal ada seorang perempuan (20 tahunan)
yang kerja di toko serba 6000. Dia “hampir” menikah sama cowoknya, rencana dan berita dari mulut ke mulut udah tersebar luas kalo mereka bakalan menikah.

Singkat cerita, sang cowok pergi entah kemana dan Perempuan ini (anggep aja Nanik) udah depressi dan kehilangan. Dia sayang banget sama cowoknya yang awalnya hanya dijodohin sama ortunya (maklum mereka dari kalangan bawah dan tertekan ekonomi, jadi udah biasa kalo anak gadis mereka dijodohin sama orang kaya) ….

Singkat cerita lagi … si Mbak Nanik ini minum racun anti nyamuk berbotol botol …..

Tetangga pada rame minta tolong, lantaran pada saat itu cuman bokap ane yang mobilnya masih terparkir dirumah (yang niatnya kelurga pengen jalan2) akhirnya kita nganterin Nanik dan beberapa orang yang ikut kerumah sakit Caltex, dan diperjalanan kesana dia ceritain semua kenapa sampe dia nekat minum racun …. Ternyata dia udah hamil duluan sama Cowok bangs*t itu makanya dia depresi sampe minum racun

Mulutnya udah keluar busa banyak banget dan dia sempet bilang ke ortunya (yang disebelahnya) kalo dia …“Masih pengen hidup …” tapi sampe disana dia udah ngga bisa di tolong

Masuk ke tragedi …

Lingkungan rumah jadi sepi, cuman terdengar orang baca baca doa dan yasin dirumahnya yang hampir setiap hari …



Kejadian Pertama …
(Pengalaman ane sama Fitra dan Idam (temen)

Seperti biasa tiap malem kita jalan jalan keliling kampung cuman bedanya kali ini kita cuman 3 orang yang biasanya 6-7 orang, kita lewatin Rumahnya mbak Nanik orang masih pada baca doa dll … yang “katanya” Mbak Nanik masih “Sering” duduk didepan rumah bahkan menangis

Dan kita mulai menjauh dari rumahnya, ngga jauh suara orang terdengar halus persis dari Rumah Mbak nanik yang merintih. Dan itu suara Mbak Nanik ….
” Huhuhuhu … kenapa jadi begini ….”
“Nanik ngga berniat seperti ini ….”
“Nanik masih ingin hidup ma … “
“Maafin Nanik ma ….”

(kaya gitulah kira kira )

Spontan kita bertiga denger lari ketakutan

Kejadian ke 2.

Yang ini dari orang yang tinggal disebelah rumah mbak Nanik, Kalo dia pergi Sholat Maghrib dan Isya selalu lewat depan Rumah Mbak Nanik …

Singkat Cerita, Ibu Wardah (nama namaan) pergi ke Mesjid lewatin rumah Mbak nanik dan Ibu Wardah teralih karena dia liat Mbak nanik duduk di depan Teras sambil menggendong anaknya sambil nangis …

Lantaran Ibu Wardah berani dia panggil Mbak Nanik dan bilang “Udah jangan kesini lagi, kasian Ibu kamu kepikiran kamu sampe sakit” dan Mbak nanik nya meliat ke arah Ibu Wardah dan pergi begitu aja



Kejadian ke 3.

Masih Cerita orang …

Pak Joko (nama namaan) keamanan kampung itu, dia sering ronda ngelilingin kampung. Pas dia mau Lewatin rumah mbak Nanik dia denger jelas suara Mbak Nanik yang ngomong “Ma … aku masih ingin hidup …”

Dan pak Joko ini malah nyamperin
cuman ngga ada siapa siapa maupun Mbak Nanik …



Udah segitu aja yak …
Merinding ane nge-share nya

Sebenarnya masih banyak cerita orang2 yang “mengaku Pernah” Melihat atau mendengar Mbak Nanik di depan Rumahnya, cuman ane kasian liat Mbak Naniknya masalahnya ane kenal dan dia baik sering ngasih ane Permen sama kartu Yugi-oh dulu